Tentang Doa
Kamis, 07 Januari 2010
“Kita berdoa dan menyangka doa terangkat padahal dosa menghadangnya lalu doa tersebut kembali.
Bagaimana doa kita bisa sampai sementara dosa kita menghadang di jalannya”. [Al-Azhiyah dalam Ahkamil Ad'iyah hal. 141].
Akan dikabulkan permintaan seseorang di antara kamu, selagi tidak tergesa-gesa,
yaitu mengatakan : Saya telah berdoa tetapi belum dikabulkan”. (Shahih Al-Bukhari - Muslim)
Dalam riwayat Aisyah r.a. berkata:
ما من عبد مؤمن يدعو الله بدعوة فتذهب حتى تعجل له في الدنيا أو تؤخر له في الآخرة إذا لم يعجل أو يقنط قال عروة قلت يا أماه كيف عجلته وقنوطه ؟ قالت يقول سألت فلم أعط ودعوت فلم أجب"
"Tidak ada seorang muslim yang berdo'a kepada Allah meminta sesuatu kemudian tidak muncul,
kecuali Allah menangguhkannya untuk kesempatan lain di dunia,
atau Allah menangguhkannya hingga hari qiamat nanti, kecuali ia tergesa-gesa dan putus asa".
Lalu Urwah bertanya:"Wahai Ummul Mukminin, bagaimana ia tergesa-gesa dan putus asa?"
Aisyah menjawab:"Misalnya ia berdoa, lalu berkata aku sudah berdoa tapi tidak diberi, atau aku telah berdoa tapi tidak dikabulkan" ( Shahih Bukhari_ Muslim)



0 komentar:
Posting Komentar